Filling file Dokumen BRIMEN


Salah satu tugas yang menurut saya sangat krusial bagi BRI, sistem BRIMEN (BRI Document Management System) adalah sistem pengelolaan dokumen kredit disimpan dalam bentu elektronik di dalam sistem, sedangkan dokumen fisik disimpan dalam (satu) tempat ( baik gedung maupun ruangan) yang tersentralisasi, terstandar, dan terintegrasi dengan sistem tersebut.

Tentunya sebelum para pemagang seperti saya diberikan tugas, agar tidak terjadi kesalahan mentor atau karwayan telah mengajarkan terlebih dahulu dan menjelaskan apabila ada hal yang tidak dimengerti segera tanyakan kepada yang lain.

Filling System atau yang biasa disebut dengan istilah sistem penyimpanan arsip merupakan suatu hal yang umum di dalam sebuah perusahaan. Dalam kegiatan administrasi yang semakin maju dan berkembang, maka banyak pula data-data, berkas atau arsip yang disimpan oleh perusahaan tersebut. Salah satu kegiatan perkantoran yang memerlukan ketelitian dalam pengelolaannya adalah arsip. Maka dari itu arsip atau filling system memiliki peranan yang besar bagi keberhasilan proses penyampaian dan penyimpanan informasi untuk kepentingan intern maupun extern perusahaan.

Dari pengalaman langsung saya, Filling System BRIMEN atau sistem penyimpanan arsip BRI Document Managent System yang digunakan di PT Bank BRI KCP Seririt sudah cukup modern karena sudah menggunakan digital atau komputerisasi, namun demikian terdapat masalah yang ditemukan selama proses penyimpanan arsip tersebut, kode arsip yang diinput kedalam system terkadang tidak sesuai dengan arsip yang ada di gudang penyimpanan, serta susah dalam menemukan kembali arsip tersebut, dan terkadang ada berkas yang tertukar, arsip yang disimpan masih berantakan dan masih banyak lagi yang menghambat penemuan kembali arsip tersebut. Sehingga pegawai yang membutuhkan data nasabah harus menunggu lama untuk mendapatkan arsip yang diminta.

Sehingga sudah menjadi tugas bagi para pemagang seperti saya untuk memulai dari hal terkecil dahulu seperti menemukan berkas yang tertukar dari satu bantek ke bantek lainnya dengan manual agar nantinya bisa diletakkan kembali ke berkas asalnya dengan menyortir melalui sistem.

Pengalaman ini memperdalam pemahaman saya tentang pentingnya ketelitian dan kesabaran dalam menghadapi proses administratif yang kompleks. Saya menyadari bahwa mematuhi setiap langkah dengan cermat, dari tahap persiapan hingga pengunggahan, serta menunggu proses persetujuan, merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas dan keakuratan dokumen.

Comments